Security by design.
Financial Core 2.2 dibangun dengan prinsip bahwa tampilan modern tidak boleh mengalahkan integritas data. Kontrol keamanan diterapkan pada autentikasi, otorisasi resource, transaksi, audit, deployment, dan recovery.
Kontrol utama
- Authorization per tenant/parent pada rekening, transaksi, withdrawal, dan resource sensitif.
- Transaksi finansial inti menggunakan database transaction dan row locking.
- Idempotency key mencegah request transaksi yang sama diposting dua kali.
- Nominal Rupiah diproses sebagai integer untuk menghindari floating-point ambiguity.
- Password dan PIN menggunakan password hashing; login dan PIN memiliki temporary lock setelah kegagalan berulang.
- Reversal mempertahankan transaksi asli serta mencatat arah debit/credit dengan eksplisit.
- Audit log menyimpan actor, request ID, IP, user-agent, metadata serta before/after ketika tersedia.
- Maintenance mode dapat menghentikan financial writes untuk pengguna non-superadmin.
- Updater membuat backup sebelum migration, dan installer dikunci setelah instalasi.
Deployment
Gunakan HTTPS, PHP dan database yang masih didukung, password database unik, permission folder yang ketat, cron backup, serta backup di lokasi terpisah. Setelah deployment, lakukan pengujian transaksi dan restore backup pada lingkungan staging sebelum sistem dipakai untuk dana nyata.
Pelaporan masalah
Sebelum rilis publik, pengelola perlu menetapkan alamat security contact khusus agar kerentanan dapat dilaporkan secara privat dan ditangani tanpa mengekspos data pengguna.
